LPI HIDAYATULLAH- Memasuki tahun baru 2023, semua orang tentu berharap bisa menjalani kehidupan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Dapat merasakan tahun baru 2023 tentu merupakan sebuah kenikmatan dari Allah SWT yang patut kita syukuri. Pasalnya Allah SWT masih memberikan nikmat kita nafas dan kesehatan untuk menjalankan kehidupan tahun ini

Berbica mengenai nikmat, Ustad Baidhowi Al-Hafidz dalam tausiyahnya mengingatkan kita akan pentingnya mensyukuri nikmat Allah di tahun baru 2023 ini. Beliau juga mengingatkan agar kita menggunakan nikmat yang Allah berikan untuk senantiasa meningkatkan amal ibadah kita.

Pasalnya seluruh perbuatan kita di dunia, kelak akan dihisab dan dipertanggungjawabkan di akhirat.

“Kita tidak perlu menghitung seberapa banyak nikmat yang telah Allah berikan. Kita diberikan nafas oleh Allah nantinya akan dimintai pertanggungjawaban di yaumul akhir. Apakah selama hidup kita gunakan untuk beribadah atau justru untuk bermaksiat” tutur Ustad Baidhowi saat memberikan tausiyahnya dalam kajian MT Hidayatullah, Selasa 3 Januari 2022 di SD Islam Hidayatullah Semarang.

Lantas apa saja yang akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak dan bagaimana cara menyikapi tahun baru 2023 ini? Nah berikut penjelasan dari ustad Baidhowi Al-Hafidz.

Menurut Ustad Baidhowi Al-Hafidz, dijelaskan dalam hadist riwayat tirmidzi bahwa manusia kelak akan ditanyai 4 hal di akhirat nanti.

   لَا تَزُوْلُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ جَسَدِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيْهِ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ (رَوَاهُ ابْنُ حِبَّانَ وَالتِّرْمِذِيُّ)

Artinya:

“Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak dari tempat hisabnya pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai 4 hal:

(1) umurnya, untuk apakah ia habiskan

(2) jasadnya, untuk apakah ia gunakan

(3) ilmunya, apakah telah ia amalkan

(4) hartanya, dari mana ia peroleh dan dalam hal apa ia belanjakan.

–HR Ibnu Hibban dan at-Tirmidzi—

Itu artinya, segala tindak tanduk perbuatan kita didunia akan dilihat oleh Allah SWT dan dimintai pertanggungjawaban di akhirat nanti.

Dalam tausiyahnya beliau juga membagikan cara kita menghadapi tahun baru 2023 agar bisa meningkatkan ketakwaan kita pada Allah SWT.

Nah, berikut 4 hal penting yang wajib kita perhatikan dalam menyikapi tahun baru 2023, diantaranya:

  1. Selama kita masih diberikan umur panjang maka wakafkanlah waktu kita untuk fokus beribadah pada Allah SWT, walaupun hanya sekian menit
  2. Perbanyaklah menghadiri majelis ilmu serta Dengan ilmu, maka akan memperkuat keimanan kita pada Allah.
  3. Perkara harta, perlu kita perhatikan kemana harta kita distribusikan. Maka gunakanlah harta kita untuk beramal dan jangan menghamburkan uang hanya untuk kepentingan duniawi.
  4. Tubuh kita ini hanya titipan, ada masanya Allah SWT mengizinkan jasmani kita tidak berfungsi lagi. Maka, selagi tubuh kita masih sehat, jangan gunakan tubuh kita untuk hal maksiat.

“Inti dari hal ini adalah kita perlu ingat perbuatan segala perbuatan kita akan dihisab dan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti. Untuk itu, marilah jadikan tahun 2023 ini dengan perbanyak waktu mendekatkan diri pada Allah SWT dan berbuat kebaikan,” pungkas Ustad Baidhowi.***

Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x