Akhir-akhir ini tagar #diRumahSaja sedang populer, demi mengatasi penyabaran virus corona, pemerintah menghimbau masyarakat agar tetap di rumah. Semua instansi dihimbau untuk libur, tak terkecuali dengan lembaga pendidikan.

Sekolahan diliburkan semua, dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi. Pondok pesantren, madin dan TPQ juga ikut libur. Para siswa disuruh untuk belajar di rumah. Guru diharapkan bisa memberi pelajaran secara online.

Alih-alih anak-anak senang libur dan tinggal di rumah, yang ada justru malah tambah stres karena kebanyakan guru hanya menyuruh untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah dari LKS halaman sekian sampai sekian.

Orangtua juga ikutan bingung, karena harus membantu mengerjakan tugas untuk anak-anak mereka yang terlalu banyak dan cukup menguras pikiran. Guru TK dan PAUD pun ikut-ikutan latah dengan memberikan beberapa tugas untuk para siswanya. Tugas-tugas yang diberikan kebanyakan monoton, hanya mengerjakan soal di buku ini sampai halaman ini dan semisalnya.

1. Belajar angka kreatif besar

Bahan yang digunakan tidak harus sama seperti yang digambar. Bisa diganti dengan kertas, lalu orangtua menuliskan angka. Kemudian anak menyusun batu atau daun disamping angka yang dituliskan oleh orangtua.

2. Belajar angka kreatif kecil

Hampir mirip seperti pada nomor satu, hanya ini medianya kecil, cukup menggunakan satu lembar kertas sobekan dari buku.

3. Berhitung menggunakan ranting

Orangtua menuliskan angka satu sampai sepuluh atau lebih. Anak-anak mengisi angka yang dituliskan tersebut dengan ranting sesuai angka yang tertera.

4. Belajar alfabet

Kegiatan ini cocoknya dilakukan di halaman rumah. Anak-anak diminta menyusun huruf alfabet menggunakan bahan alam di sekitar mereka.

5. Belajar berhitung

Berhitung tidak harus yang susah, yang penting anak-anak tahu metodenya. Guru memberi soal melalui grup WhatsApp, Anak-anak sambil didampingi orangtua mengerjakan dengan kreatif menggunakan bahan alam sekitar. Bisa batu, daun, ranting dan lainnya.

6. Berhitung menggunakan media daun

Daun juga bisa digunakan untuk belajar. Tuliskan angka di dedaunan, bisa menggunakan spidol atau semisalnya. Lalu anak-anak menata bunga atau bebetuan di sekitar daun sesuai angka yang tertulis.

7. Mengumpulkan mainan berdasarkan awalan huruf

Tidak harus menggunakan matras bertuliskan huruf untuk membuat permainan ini. Pakai kertas juga bisa, tuliskan huruf-huruf di kertas, kemudian anak-anak diminta mengumpulkan mainannya berdasarkan huruf awal dari nama mainan tersebut.

8. Bermain angka

Bermain angka dengan metode seperti ini juga asik, tidak harus menggunakan papan bertuliskan angka. Bisa menggunakan kertas atau langsung saja buat garis di tanah dan dituliskan angkanya. Anak-anak diminta untuk mengumpulkan bahan-bahan dari alam sekitar sesuai angka yang tertera.

9. Menyusun huruf hijaiyah /alfabet

Tuliskan huruf  di tanah, lalu anak-anak akan menebalinya menggunakan bebatuan atau dedaunan. Ini cara efektif untuk belajar simbol-simbol huruf di rumah agar anak-anak tidak lupa apa yang telah diajarkan di sekolahan. Untukhuruf hijaiyah anakanak bisa menggunakan bermain menggunakan potongan kertas berbentuk huruhijaiyah,lalu disusun dengan menempelkannya di papan tulis atau bukugambar.

10. Bermain di halaman sambil berhitung

Cara ini cukup efektif untuk mengenalkan simbol-simbol angka pada anak. Tuliskan angka-angka di kotak, kemudian anak-anak diminta untuk menaruh benda sejumlah angka yang tertera.

11. Belajar kreatif dengan tema alam

Tanpa harus dibuat kotak seperti pada nomor 10, bermain seperti ini akan mengenalkan alam sekitar kepada anak-anak sambil belajar berhitung.

12. Menyususn angka dengan bahan alam

Tuliskan huruf pada selembar kertas, kemudian anak-anak akan mengikutinya dengan ranting dan menaruh beberapa benda sejumlah angka yang tertera. Tidak hanya angka 4, ini bisa digunakan mulai 0 sampai 9.

13. Mengenalkan geometri

Buat beberapa garis untuk menggambar bangun datar; kotak, lingkaran, layang-layang dan lainnya. Anak-anak diminta menata mainannya sesuai dengan garis yang digambar.

14. Mengumpulkan benda sesuai bentuknya

Anak-anak biasanya punya banyak mainan, coba suruh anak-anak mengumpulkan mainan sesuai bentuk yang digambar di kertas.

15. Menulis nama dengan mainan

Tuliskan nama anak di halaman, suruh anak-anak menebelkan nama-nama mereka dengan dedaunan atau bebatuan.

16. Menuliskan aktifitas harian

Umumnya aktivitas harian menggunakan sistem cheklis, tapi itu sudah terlalu mainstream. Coba anak-anak suruh mengingat aktifitas atau doa-doa apa saja hari ini yang telah dibaca. Bukan hanya doa anak saja, bisa juga ditambah dengan ngaji, sholat, membantu ibu dan lainnya. Disamping belajar mengingat, anak juga bisa belajar menulis. Foto anak-anak sambil megang kertas yang di tulis, lalu kirim ke grup WA.

Itulah beberapa contoh tugas siswa kreatif yang bisa dikerjakan di rumah sambil bermain bersama orangtua. Tugas ini tidak terlalu berat, bahkan orangtua akan senang mendampingi bermain anak-anak sambil foto jeprat-jepret atau bahkan mengambil vidoe saat anak mengerjakan tugas kreatifnya.

By admin

Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Comment
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
Tiwi Kartiwi
Tiwi Kartiwi
23 days ago

Pembelajaran ok

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x