Proses belajar mengajar di sebuah institusi pendidikan akan memperoleh hasil bermacam. Dengan realita tersebut, butuh perhatian dan perlakuan berbeda. Agar potensi setiap siswa berkembang secara lebih optimal. Immersion program yang dikembangan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Hidayatullah, menjadi solusi memenuhi pengalaman belajar yang lebih menantang, mengimbangi laju perkembangan potensi siswa.

Direktur Hidayatullah Islamic Shool Semarang, Ifan Mulfiana, menyampaikan pengalaman belajar yang berbeda tetapi sarat makna, aka membuahkan hasil lebih baik. Meskipun dilakukan beberapa saat, atau bahkan dalaml waktu singkat. “Disiplin, berani mandiri, percaya diri, toleransi cakap dalam berkomunikasi, serta peka terhadap lingkungan, adalah karakter yang akan terbangun dalam diri siswa melalui serangkaian program ini,” tuturnya.

Tujuan Immersion Program mempert5ajam keterampilan hidup abad 21. Meliputi Critical Thinking, creativity, colaboration and Communication (4C). Selain itu, meningkatkan kemampuan siswa berinteraksi sosial utamanya dala berbahasa, bersikap dan bertindak. Sebab, mereka akan berhadapan dengan masyarakat luas atau global, dari berbagai latar belakang.

Ifan Mulfiana menjelaskan, target yang diharapkan adalah siswa mendapat pengembangan diri yang sesuai. “ siswa memperoleh pengalaman belajar yang berbeda, utamanya pada peningkatan keteramoilan hidup abad 21. Sehingga, mempu berinteraksi dan berkomunikasi dengan lancar dan santun,”paparnya.

Nilai yang dianut dan dikembangkan oleh LPI Hidayatrullah Semarang adalah “Memadukan Dzikir, pikir dan ikhtiar”. Menurut Ifan Mulfiana, dengan menyelaraskan dzikir, pikir dan ikhtiar atau iman, ilmu dan amal, ataupun kekuatan hati, akal dan jasad, akan menciptakan konsep pendidikan religius, ilmiah dan modern. “Ukuran kesuksesan pendidikannya adalah kesempurnaan akhlaq sebagai cerminan kesempurnaan iman, keluasan berfikir sebagai cerminan keluasan ilmu, dan kebersihan hati nurani ang tercermin dalam keikhlasan setiap amal,”jelasnya.

Menurut Ifan Mulfiana, visi LPI Hidayatullah meliputi Genius, Obedient, Lead and Dynamic (GOLD). Yaitu generasi dengan karakteristik kecerdasan dan keluasan berpikir (Genius), tulus dan ikhlas kepada Allah dan Rosul-Nya (Obidient), jiwa kepemimpinan/leadership (Lead), serta jiwa dinamis yang tidak pernah berhenti berkarya dan berpartisipasi (Dynamic).

Visi GOLD menjadi bekal peserta didik menuju ‘khairu ummah’. “kalimat ‘khairu ummah’ berasal dari Al-qur’an, tepatnya tercantum di dalam surat Ali Imrin ayat 110, yang memiliki arti ‘Umat Yang Terbaik/ Sebaik-baik Umat,” paparnya.

 

By admin

Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x